27 May 2014

BAHAYA DI BALIK SEPATU HAK TINGGI

Sepatu hak tinggi memang sangat populer. Terutama setelah keberhasilan filmSex And The City yang membuat pola pikir perempuan berubah bahwa menggunakan sepatu hak tinggi adalah sebuah keharusan untuk tampil cantik. 

Hasil penelitian di Universitas Griffith di Queensland, Australia, yang dipublikasikan dalam Journal of Applied Physiology mengungkapkan, wanita yang rutin memakai sepatu hak tinggi berisiko mengalami kerusakan permanen pada lutut, pinggul, punggung, dan tendon (penghubung otot dan tulang). 

Data statistik di Amerika menunjukkan sepatu hak tinggi menjadi salah satu faktor penyebab masalah kaki pada wanita. Sepertiga di antara wanita tersebut bahkan menderita masalah cedera permanen. 

Mungkin Anda belum merasakan dampak dari kebiasaan mengenakan sepatu hak tinggi. Tapi sebelum Anda menyesal, berikut beberapa risiko menggunakan sepatu hak tinggi. 

Nyeri punggung 
Sepatu hak tinggi memaksa postur tubuh ke posisi yang tidak wajar sehingga dapat menekan sendi. Memakai sepatu hak tinggi secara terus-menerus dalam waktu lama dapat mempengaruhi tulang belakang. Akibatnya, Anda akan merasakan nyeri punggung. 

“Saat memakai hak tinggi, tendon achilles dan otot betis Anda menjadi tegang sehingga mengakibatkan nyeri punggung, lutut, dan pinggul,” jelas ahli ortopedi Dr. Brian Thompson 

Gangguan kaki 
Sepatu hak tinggi menempatkan tekanan pada kaki bagian depan. Hak setinggi 1 inci dapat meningkatkan tekanan sebesar 22 persen, dan semakin tinggi hak sepatu maka semakin banyak tekanan yang Anda dapatkan. 

Peningkatan tekanan ini menempatkan kaki depan pada risiko cedera, seperti patah tulang, morton neuromabunions, dan hammertoeMorton neuromaadalah penebalan jaringan di sekitar saraf antara jari kaki ketiga dan keempat yang menyebabkan rasa sakit dan mati rasa. Kelainan ini disertai dengan nyeri sendi atau kulit kapalan kemerahan pada sendi di pangkal jempol kaki. 

Sementara itu, bunion adalah sebuah kelainan bentuk tulang ibu jari kaki yang mengarah ke jari kaki lainnya. Sedangkan hammertoe adalah jari-jari kaki yang tidak bisa lurus karena otot-otot kaki yang sudah rusak. 

Nyeri lutut 
Salah satu penelitian Harvard University di tahun 1998 menyimpulkan, sepatu hak tinggi mempengaruhi sendi lulut. Hak setinggi 2 inci mampu menggeserkan berat tubuh ke depan dan meningkatkan beban bagian lutut depan meningkat hingga 23 persen. Kondisi itu menyebabkan lutut tertekuk. 

Selain itu, sebuah penelitian di tahun 2005 oleh Dr. D. Casey Kerrigan menunjukkan bahwa sepatu hak tinggi mengembangkan osteoarthritis lutut.Osteoarthritis adalah penyakit kronis sendi lutut. 

Postur tubuh abnormal 
Mengenakan sepatu hak tinggi juga mempengaruhi postur tubuh seseorang. Sepatu hak tinggi menempatkan semua berat badan pada kaki depan Anda, sehingga membuat seluruh tubuh harus menyesuaikan untuk menjaga keseimbangan. Hal ini mengganggu aktivitas normal kurva S tulang punggung dan membuat postur tubuh menjadi abnormal. 

Jika Anda ingin memakai sepatu hak tinggi, sebaiknya pilihlah yang tidak terlalu tinggi. Sesekali istirahatkan kaki, misalnya saat duduk dengan memijat-mijat kaki agar aliran darah lancar dan tidak cepat lelah.

No comments:

Post a Comment