Informasi seputar Internet, Sosial, Study dan informasi terkini

Model Sepatu Sepak Bola/Futsal

| 17 Des 2012
Merk, model, dan jenis sepatu bola kini semakin beragam. Mulai dari yang ratusan ribu hingga mencapai harga di atas 4 juta. Dalam proses pemilihan sepatu bola, ada sejumlah kriteria yang harus diperhatikan. Hal paling dasar yang menjadi faktor utama pemilihan adalah soal studs atau pul sepatu. Studs menjadi pertimbangan utama lantaran terkait dengan jenis lapangan yang dipakai bermain
Setelah studs, barulah faktor lain yang dipertimbangkan. Upper atau bagian luar sepatu, mulai dari bentuk dan bahan pembuatnya. Kualitas terbaik untuk bahan luar sepatu adalah yang terbuat dari kulit. Namun lantaran harganya yang mahal, banyak produsen sepatu yang menggantinya dengan bahan PU atau dikenal dengan bahan kulit sintetis dan PVC.
Faktor terakhir yang bisa dikatakan sangat menentukan adalah sisi personal calon pembeli. Meski studs dan upper menjadi pertimbangan penting, kemampuan dan keinginan personal seperti gaya bermain, corak, dan selera tidak bisa dikesampingkan. Termasuk juga soal warna.
Kenyamanan menjadi faktor yang utama. Sepatu yang nyaman tidak hanya membuat seorang pemain bisa mengeluarkan segala kemampuan terbaiknya. Pun menghindari dari cedera yang mungkn terjadi.

JENIS-JENIS STUD

Secara umum, studs stau pul sepatu sepak bola terbagi menjadi tiga, berbentuk bulat, atau model klasik (moulded), screw studs, dan yang model terbaru berbentuk blade. Setiap studs memiliki fungsi yang berbeda. Tergantung jenis lapangan yang akan dipakai.
1. Moulded atau Klasik
morrant.com
Ini merupakan bentuk yang paling banyak ditemui. Jenis lapangan di Indonesia yang cenderung keras cocok dengan studs jenis ini. Umumnya studs jenis ini terbuat dari bahan jenis polimer (plastik). Jumlah studs antara 10-20 buah.
Menurut Kispa Football, studs jenis ini memiliki kelebihan dalam meningkatkan grip saat bermanuver. Selain itu, studs jenis ini juga stabil digunakan di lapangan sintetis.
2. Blade

soccerwires.com
Studs berbentuk blade sebenarnya merupakan pengembangan dari model moulded atau klasik. Perbedaan utamanya terletak pada bentuk studs yang tidak lagi bulat. Bentuk studs itu menyerupai garis atau sayatan (blade). Sehingga jumlah gigi yang berbentuk blade dan klasik tidak berbeda jauh, yaitu 10 – 15 gigi.
Pergeseran bentuk studs dari model bulat ke blade tidak lepasa dari gaya permainan saat ini yang semakin cepat. Sebab, kelebihan blade dibandingkan dengan yang berbentuk konvensional adalah traksi dengan lapangan. Stude berbentuk blade memiliki respon lebih bagus saat terjadi perubahan kecepatan lari.
3. Screw In/ Mur
harvesterfc.com
Jenis ini digunakan ketika bermain untuk rumput yang tebal atau sangat lembut. Sepatu dengan studs jenis ini biasanya terdiri dari enam-sepuluh gigi. Jumlah yang lebih sedikit dikompensasikan dengan ukuran panjang gigi yang lebih panjang. Biasanya sepanjang 1.3-1.6 cm agar daya cengkraman sepatu ke lapangan lebih kuat.

TAHAPAN MEMILIH SEPATU

  1. Tes Elastisitas:  Cobalah tekuk bagian depan sepatu. Sepatu bola yang baik, saat ditekuk yang terangkat adalah pada sepertiga bagian depan. Sebab itu sesuai jari dan penggunaan bagian depan kaki saat menendang.
  1. Pakai Kaus Kaki : Sepatu bola tentunya digunakan dengan menggunakan kaus kaki. Dengan menggunakan kaus kaki terlebih dahulu, kita bisa merasakan ukuran yang pas untuk kaki kita. Sepatu sepak bola itu harus fit sejak pertama kali dipakai.
  2. Siang Hari : Ukuran kaki biasanya berubah-ubah. Saat pagi hari, biasanya bukan ukuran ‘terbesar’ dari kaki kita karena masih mungkin mengembang. Paling ideal membeli sepatu adalah pada siang hari setelah ukuran kaki ‘normal’ lantaran sudah menjalani aktivitas.
Tips Tambahan
  1. Saat pertama kali mencoba sepatu untuk periode yang lama, sebaiknya oleskan lotion pada bagian kaki yang berinteraksi langsung dengan sepatu, misalnya tumit dan jempol. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lecet.
  2. Pakai sepatu untuk latihan terlebih dahulu sebelum bermain untuk sebuah pertandingan. Rasakan penggunaan sepatu selama 30 menit. Waktu tersebut sudah cukup untuk mengukur nyaman atau tidaknya sepatu.

CARA MERAWAT SEPATU

  1. Setelah dipakai, bersihkan sepatu menggunakan sikat untuk melepaskan lumpur, jangan direndam
  2. Setelah dibersihkan, gunakan koran bekas untuk mengeringkannya. Jangan dijemur langsung. Jika dikeringkan secara berlebihan, misalnya terlalu lama dijemur, material pembentuk sepatu akan mudah rusak, apalagi yang terbuat dari kulit sintetis. Penggunaan semir juga diperkenannkan untuk sepatu berbahan dasar kulit asli
  3. Khusus model screw studs, studs dilepas setelah sepatu kering. Keringkan bagian yang masih basah di bagian dalam mur. Ini untuk mengantisipasi timbulnya karat.
  4. Jangan gunakan sepatu sepak bola di atas material yang keras seperti aspal. Hal ini akan mempercepat rusaknya studs.

0 comments:

Poskan Komentar