Skip to main content

NU ( Nahdlatul 'Ulama)


Untuk apa dan kenapa NU didirikan? Masalah ini sering jadi bahan pertanyaan bagi orang-orang, lebih-lebih ketika ada masalah-masalah yang janggal ataupun mencengangkan bagi masyarakat, sedang masalah itu timbul atau dilakukan oleh orang-orang NU. Bahkan di kalangan NU, hatta pemimpinnya ataupun elitnya pun perlu mencurahkan tenaga dan fikiran secara tersendiri untuk menjawab ataupun menangkis pandangan orang tentang untuk apa sebenarnya NU didirikan. Sebagaimana Abdurrahman Wahid telah berupaya menulis artikel untuk menangkis sebisa-bisanya tentang pandagan para sejarawan tentang berdirinya NU.
            Oleh karena itu, setelah dikemukakan upaya Gus Dur/ Abdurrahman Wahid dalam menangkis pandangan para sejarawan, maka kini pada gilirannya ditampilkan penuturan para sejarawan mengenai kenapa NU didirikan.

<<Karel A. Steenbrink menulis seputar berdirinya NU sebagai berikut:>>
Ketika di Surabaya didirikan panitia yang berhubungan dengan penghapusan khalifah di Turki[1] Kyai Haji Abdul Wahab Hasbullah (yang nantinya mendirikan NU, pen) juga menjadi anggota bersama Mas Mansur (tokoh yang masuk persyarikatan Muhammadiyah sejak 1922, pen). Beberapa rencana panitia ini untuk menghadiri muktamar dunia Islam[2] tertunda, karena terjadi peperangan Wahabi di Saudi Arabia.
            Beberapa waktu kemudian muktamar tersebut terlaksana meski dalam bentuk yang berbeda. Pada saat itu Kyai Haji Abdul Wahab Hasbullah mengundurkan diri dari kepanitiaan. Pengunduran diri itu disebabkan dia tidak jadi dikirim sebagai utusan karena pengetahuan bahasa yang kurang, di samping pengalaman dunia yang tidak cukup luas. Menurut kelompok lainnya, dia tidak dikirim karena dia akan membela kemerdekaan mazhab Syafi’i di kota Mekkah yang saat itu dikuasai Wahabi. Dan memang, yang dikirim ke Mekkah hanyalah mereka yang menolak taqlid dan dicap Wahabi, termasuk di antaranya Mas Mansur[3]
            Karel A Steenbrink melanjutkan tulisannya: “Abdul Wahab Hasbullah kemudian membentuk panitia sendiri yang bernama “Comite merembuk Hijaz.” Bermula dari komite ini, pada tanggal 31 Januari 1926 didirikan Nahdlatul Ulama. Nahdlatul Ulama (NU) memang muncul sebagai protes terhadap gerakan reformasi, juga dari kebutuhan untuk mempunyai organisasi yang membela mazhab Syafi’i dan menyaingi organisasi Muhammadiyah dan Al-Irsyad. Memang, tiga tahun kemudian Wahab Hasbullah bersama kawan-kawannya dari NU berangkat ke Mekkah untuk membicarakan persoalan yang berhubungan dengan ibadat dan pengajaran agama menurut mazhab Syafi’i. Pada saat itu, Raja Ibnu Saud menjanjikan tidak akan bertindak terlalu keras dan memahami keinginan NU tersebut.”[4]

Comments

Popular posts from this blog

Lirik Indal Faji kuntu usolli

Lirik lagu Indal Fajri ***
Indal fajri
kuntu usolli
Usolli lillahi ta'ala
Adzkuru syauqon
Ismallahi
hubban ikroman ijlala 2X

subhanallaah
manrofaassama
waahsanal bina
subhanallah

subhannalah
faahatidzuhur
biazmalil 'utur
subhanallah

subhanallah
manzada bil hawa
antamuhu jawa
subhanallah

subahanllah
maasmalasuhun
minhosmihatakun
subhanallah

allah allah ....ya allah .....ya allah .....ya allah


Indal fajri
kuntu usolli
Usolli lillahi ta'ala
Adzkuru syauqon
Ismallahi
hubban ikroman ijlala 2X

subhanallah
kawwanal insan 'allamal bayan subhanallah

subhanallah
yaman wahab dalluh
 hatta nagtu wanaruh
 subhanallah

subhanallah
wal aqla wal janan
wal hubba wal hanan
subhanallah

subhanallah
hamdan syukron lillah
kullu rojabillah
subhanallah

allah.. ya allah... ya allah... ya allah


Indal fajri
kuntu usolli
Usolli lillahi ta'ala
Adzkuru syauqon
Ismallahi
hubban ikroman ijlala 2X

Tahapan alur novel, cerpen dan drama