Skip to main content

Halaqah dan Tradisi Pembacaan Dzikir

Category:   Other

Ingredients:
Konsep ajaran maqamat dan ahwal mendapat sambutan dari simpatisan sufi. Perlahan-lahan terbentuklah suatu kelompok atau organisasi. Kelompok tersebut sebagai media pertemuan dalam rangka majelis ilmu. Didalamnya terdapat diskusi-diskusi yang membicarakan tentang bentuk-bentuk ibadat, bentuk latihan spiritual yang disebut halaqah. Kemudian berkembang lagi dengan adanya acara tradisi pembacaan dzikir. Ketika itu pembacaan dzikir dilakukan dimana saja, termasuk di mushala atau di masjid.

Tradisi pembacaan dzikir dan halaqah kemudian menjadi terorganisir. Lalu muncullah bentuk tariqah (jalan spiritual sufi). Semakin lama kelompok ini semakin sempurna sehingga ulama sufi yang dijadikan sebagai guru dinobatkan menjadi pemimpin. Kelompok mereka pun diberi nama. Anggota-anggotanya dibai`at. Bahkan merumuskan dzikir dan silsilah yang diyakini sampai kepada sahabat Nabi saw. Sufi yang semula hanya sebagai amalan orang per orang (individual) kini berkembang menjadi sebuah organisasi. Pergerakan sufi yang sangat pesat, sehingga menurut tarikh, sejak abad 12 masehi, islam didominasi oleh tarikat, yang sangat berperan dalam kehidupan sosial dan politik.

Kemudian muncullah ulama besar yang bernama Abu Hamid Al Ghazali yang sangat dikenal dengan sebutan Imam Ghazali. Dimana, Imam Ghazali menyusun kitab tasawuf yang sangat terkenal yaitu Ihya Ulumudin. Imam Ghazali sangat besar sumbangsihnya terhadap perkembangan sufi di dunia.

Sepeninggal Imam Ghazali, lalu tampil seorang ulama besar bernama Abdul Qadir Al Jailani. Ia dikenal sebagai pendiri tarikat Qadariah dan mulai menyiarkan ajarannya di wilayah Baghdad. Disusul Tarikat Maulawiyah yang dipimpin oleh Jalal al-Din al-Rumi. Sementara Syekh Bahaudin Naqsabandy mendirikan tarikat Naqsabandiyah.

Demikianlah sekilas sejarah perkembangan gerakan sufi. Hal ini perlu diketahui bagi orang yang hendak menempuh jalan sufi. Sebab sangat berbahaya jika seseorang memiliki pengetahuan yang dangkal tentang tasawuf atau tentang ilmu syariat, tetapi tiba-tiba taklik dan ikut melakukan riyadah tarikat. Dikhawatirkan ia tidak pernah tahu, apakah tarikat itu menyimpang (penuh dengan bid`ah) atau benar-benar berjalan di atas Al Qur`an dan As Sunnah.

Tamat.


Directions:
Irdy

Comments

Popular posts from this blog

Lirik Indal Faji kuntu usolli

Lirik lagu Indal Fajri ***
Indal fajri
kuntu usolli
Usolli lillahi ta'ala
Adzkuru syauqon
Ismallahi
hubban ikroman ijlala 2X

subhanallaah
manrofaassama
waahsanal bina
subhanallah

subhannalah
faahatidzuhur
biazmalil 'utur
subhanallah

subhanallah
manzada bil hawa
antamuhu jawa
subhanallah

subahanllah
maasmalasuhun
minhosmihatakun
subhanallah

allah allah ....ya allah .....ya allah .....ya allah


Indal fajri
kuntu usolli
Usolli lillahi ta'ala
Adzkuru syauqon
Ismallahi
hubban ikroman ijlala 2X

subhanallah
kawwanal insan 'allamal bayan subhanallah

subhanallah
yaman wahab dalluh
 hatta nagtu wanaruh
 subhanallah

subhanallah
wal aqla wal janan
wal hubba wal hanan
subhanallah

subhanallah
hamdan syukron lillah
kullu rojabillah
subhanallah

allah.. ya allah... ya allah... ya allah


Indal fajri
kuntu usolli
Usolli lillahi ta'ala
Adzkuru syauqon
Ismallahi
hubban ikroman ijlala 2X

Tahapan alur novel, cerpen dan drama