3 Apr 2011

Golongan-golongan yang tertipu (bagian 2)

1. Golongan Ulama.
b. Mereka yang kuat ilmu dan amal lahiriahnya. Mereka meninggalkan maksiat lahir tetapi lalai terhadap maksiat hatinya, sehingga amaliah lahirnya tidak pernah menghapus sifat-sifat tercelanya, seperti riya`, sombong, hasud terhadap orang lain, ambisi terhadap kedudukan, berbuat jahat kepada orang lain dan mencari popularitas.
Mereka lupa terhadap sabda Nabi Saw :
"Riya` adalah syirik kecil dan hasud itu dapat membakar kebaikan seperti api memakan habis kayu bakar."
Cinta kekayaan dan kehormatan akan menumbuhkan kemunafikan dalam hati, seperti air menumbuhkan sayuran.
Mereka lupakan firman Allah :
"Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih." (QS. Asy-Syu`ara:89).
Orang yang lalai terhadap hatinya, tidak sah ketaatannya. Ia seperti seorang pasien yang terkena penyakit kudis. Dokter memerintahkannya memakai salep dan minum obat, tetapi ia hanya sibuk dengan memberi salep tanpa minum obat. Mungkin hal-hal lahir akan sembuh, tetapi hal-hal batin tetap menggejala, karena ia tidak minum obat yang merupakan obat batin baginya. Suatu saat penyakit itu akan kambuh kembali, bahkan semakin parah.


-----------------------------------------
Sumber : Menuju Labuhan Akhirat - Al Ghazali

No comments:

Post a Comment