6 Mar 2011

ADART OSIS MA NURUL HUDA

AD/ART MA NURUL HUDA 2010/2011
-
AD/ART MA NURUL HUDA 2009/2010
KEPUTUSAN MAJELIS PERWAKILAN KELAS MA NURUL HUDA
TENTANG
ANGGARAN DASAR OSIS MA NURUL HUDA

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami peserta rapat Majelis Perwakilan Kelas yang akan merundingkan masalah Anggaran Dasar OSIS MA Nurul Huda.
Menimbang : Pasal 28 UUD 1945

Isi Anggaran Dasar OSIS MA Nurul Huda adalah sebagai beikut:



BAB 1
NAMA,WAKTU DAN TEMPAT KEDUDUKAN

Pasal 1
Organisasi ini bernama Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)

Pasal 2
Organisasi ini didirikan untuk waktu yang tidak ditentuksn

Pasal 3
Organisasi ini berkedudukan di MA Nurul Huda Kabupaten Ciamis Propinsi Jawa Barat dengan Alamat : Sekertariat: Jl. Kawali-Panjalu No. 123 Tlp. (0265) 791 645 Margamulya-Kawali-Ciamis 46253




BAB II
ASAS TUJUAN DAN SIFAT
Pasal 4
Organisasi ini berdasarkan Pancasila

Pasal 5
Organisasi ini bertujuan mempersiapkan siswa sebagai kader penerus cita-cita perjun\angan pembangunan bangsa , guna :
  1. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti  luhur.
  2. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan.
  3. Meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani
  4. Memantapkan kepribadian dan mandiri
  5. Mempertebal rasa tangung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

Pasal 6
  1. Organisasi ini bersifat intra sekolah,dan merupakan satu-satunya berorganisasi dan menampung seluruh kegiatan siswa ,serta ada hubungan organisator dengan OSIS disekolah lain dan atau tidak menjadi bagian dari organisasi lain diluar sekolah.
  2. Organisasi ini hanya berhak mewakili siswa dari sekolah yang bersangkutan.

BAB III
KEANGOTAN DAN KEUANGAN
Pasal 7
  1. Anggota Organisasi ini secara otomatis adalah siswa yang masih aktif belajar pada sekolah.
  2. Anggota Organisasi ini memerlukan kartu anggota .
  3. Keanggotaan berakhir apabila siswa yang bersangkutan tidak menjadi siswa lagi disekolah ini,atau meninggal.

Pasal 8
Keuangan Organisasi ini diperoleh dari dan yang disediakan oleh sekolah,dan sumbangan yang tidak mengikat serta usaha lain yang sah.


BAB IV
HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA
Pasal 9
1. Setiap anggota mempunyai hak:
  • Mendapatkan perlakuan yang sama sesuai dengan bakat,minat dan kemampuan.
  • Memilih dan dipilih sebagai perwakilan kelas atau pengurus.
  • Berbicara secara lisan atau tertulis.

2. Setiap anggota berkewajiban untuk :
  • Memelihara nama baik sekolah .
  • Mematuhi peraturan tata tertib sekolah.
  • Menghormati tenaga kependidikan.
  • Memelihara sarana dan prasarana serta keamanan,kebersihan,ketertiban,keindahan dan kekeluargaan sekolahnya.


BAB V
PERANGKAT OSIS
Pasal 10
1. Perangkat OSIS terdiri dari:
  • Pembina OSIS
  • Perwaklilan OSIS
  • Pengurus OSIS

2. Pembina terdiri dari:
  • Kepala sekolah/Wakil lepala sekolah sebagai ketua/wakil ketua.
  • Guru sebagai angota,sedikitnya 5 (lima) orang,diatur secara bergantian setiap tahun ajaran.
3. Perwakilan kelas terdirir dari :
  • Wakil-wakil setiap kelas
  • Setiap kelas diwakilkan 2 (dua) orang siswa.
4. Pengurus OSIS terdiri dari :
  • Ketua I
  • Ketua II
  • Sekretaris I
  • Sekretaris II
  • Bendahara I
  • Bendahara II
  • Seksi Ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
  • Seksi Peningkatan Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
  • Seksi Pendidikan Pendahuluan dan Bela Negara
  • Seksi Peningkatan Kepribadian dan Budi Pekerti Luhur
  • Seksi Pendidikan Berorganisasi Politik dan Kepemimpinan
  • Seksi Keamanan
  • Seksi Kesegaran Jasmani
  • Seksi Persepsi,Apresiasi dan Seni


BAB VI. 
MASA JABATAN
Pasal 11
Masa jabatan anggota perwakilan kelas dan pengurus OSIS adalah satu tahun, dimulai dari awal tahun dan berakhir pada akhir tahun.


BAB VII
PENUTUP
Pasal 12
  1. Hal-Hal yang belum diatur dalam anggaran ini,akan diatur lebih lanjut dalam Anggaran Rumah Tangga,atau dalam peraturan lain yang sah.
  2. Anggaran Rumah Tangga mengatur lebih rinci hal –yang belum diatur dalam Anggaran Dasar.
  3. Anggaran Rumah Tangga disusun oleh masing-masing sekolah dan disusun berdasarkan Anggaran Dasar.


Pasal 13
Anggaran dasar dapat diubah apabila disetujui oleh 2/3 anggota perangkat OSIS.


ANGGARAN RUMAH TANGGA
BAB I.
TUGAS POKOKDAN FUNGSI PEMIMPIN
Pasal 1
Secara umum tugas pokokdan fungsi seorang pemimpin adalah :
 Merumuskan atau mendefinisikan misi organisasi
 Mengusahakan tercapainya tujuan organisasi
 Mempertahankan keutuhan organisasi
 Menyelesaikan konflik


BAB II.
TUGAS ATAU WEWENANG PERANGKAT OSIS
Pasal 2
Tugas wewenang pembina OSIS
  • Bertanggungjawab atas seluruh pengelolaan,pembinaan dan pengembangan OSIS di sekolahnya.
  • Memberikan nasehat kepada MPK dan pengurus OSIS
  • Mengeahkan keanggotaan MPk dan SK. Kepsek
  • Mengesahkan Dan Melantik Pengurus OSIS dan SK. Kepsek
  • Mengarahkan penyusunan ART dan program Kerja
  • Mengadakan evaluasi terhadappelaksanaan tugas OSIS.


Pasal 3
Tugas Perwakilan Kelas/ MPK
 Mewakili kelasnya dalam rapat perwakilan kelas /MPK
 Mengajkan usul kegiatan untuk dijadikan program kerja OSIS
 Mengajukan Calon Pengurus OSIS berdasarkan hasil rapat kelas
 Memilih pengurus OSIS dari daftar calon yang telah disiapkan
 Menilai laporan pertanggungjawaban pengurus OSIS pada akhir jabatannya
 Mempertanggungjawabkan segala tugas kepada kepala sekolah
 Bersama-sama pengurus menyusun Anggaran Rumah Tangga

Pasal 4
Tugas Pengurus OSIS:
  1. Menyusun dan melaksanakan Program kerja sesuai dengan anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga OSIS
  2. Selalu menjunjung tinggi nama baik, kehormatan dan martabatnya
  3. Kepemimpinan pengurus OSIS bersifat Kolektif
  4. Menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada MPK dan tembusanna kepada Pembina pada akhir jabatannya
  5. Selalu berkonsultasi dengan pembina


BAB III. 
STRUKTUR DAN RINCIAN TUGAS PENGURUS
Pasal 5
Tugas Ketua:
 Memimpin Organisasi dengan baik dan bijaksana
 Mengkoordinasikan semua aparat kepengurusan
 Menetapkan kebijaksanaan yang telah dipersiapkan dan direncanakan
 Memimpin rapat
 Menetapkan kebijkasanaan dan mengambil keputusan berdasarkan musyawarah dan mufakat
 Setiap saat mengevaluasi kegiatan aparat kepengurusan


Pasal 6
Tugas Wakil Ketua:
  1. Bersama-sama ketua menetapkan kebijaksanaan
  2. Memberikan saran kepada ketua dalam rangka mengambil keputusan
  3. Menggantikan ketua jika berhalangan
  4. Membantu ketua dalam melaksanakan tugasnya
  5. Bertanggungjawab kepada ketua
  6. Wakil ketua I, Sekretaris, wakil Sekretaris I, bendahara dan seksi I s.d. IV dan Wakil II, Sekretaris, Wakil Sekretaris II, Wakil Bendahara dan Seksi V s.d. VIII melakukan Koordinasi


Pasal 7
  1. Memberi saran atau masukan kepada ketua dalam mengambil keutusan
  2. Mendampingi ketua dalam memimpin setiap rapat
  3. Menyiarkan, mendistribusikan dan menyimpan surat serta arsip yang berhubungan dengan pelaksanaan kegiatan
  4. Bersama ketua menandatangni setiap surat
  5. Bertindak sebagai notulis dalam rapat atau diserahkan kepada sekretaris


Pasal 8
Tugas Wakil Sekretaris:
  1. Aktif membantu pelaksanaan tugas Seketaris
  2. Menggantikan Sekretris jikaSekretris berhalangan
  3. Masing-masing wakil sekertaris membantu wakil ketua mengkoordinir seksi masing-masing
  4. Wakil Sekretaris bertanggungjawab kepada Sekretaris/Ketua


Pasal 9
Tugas Bendahara dan Wakil Bendahara:
  1. Bertanggungjawab dan mengetahui segala pemasukan pengeluaran biaya/ uang yang diperlukan
  2. Membuat tanda bukti kwitansi setiap pemasukan/pengeluaran uang untuk pertanggungjawaban
  3. Bertanggungjawab atas inventaris dan pembendaharaan
  4. Menyapaikan laporan keuangan secara berkala


Pasal 10
Tugas Ketua Seksi:
  1. Bertanggungjawab atas selurus kegiatan seksi yang menjadi tanggungjawabnya
  2. Melaksanakan kegiatan seksi yang telah terprogram
  3. Memimpin rapat seksi
  4. Menetapkan kebijaksanaan seksi dan mengambil keputusan berdasarkan musyawarah dan mufakat
  5. Menyampaikan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan seksi kepada ketua melalui coordinator



BAB IV. PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Pasal 11
  1. Keputusan perseorangan (Otoritas)
  2. Merupakan keputusan yang dibuat oleh seorang yang berwenang, lalu disampaikan kepada anggota kelompok sebagai suatu perintah. Para anggota kelompok diminta pendapat sebelumnya.
  3. Keputusan Konsultatif
  4. Setiap anggota kelompok diminta pendapatnya kemudian ditampung, sedangkan pengolahan dan pengambila keputusan ditentukan oleh pihak yang berwenang
  5. Keputusan Kelompok
  6. Setiap anggota kelompok diminta pendapatnya dan dilibatkan dalam pengambilan keputusan, sehingga tercapai kesepakatan bersama.

BAB V
BENTUK-BENTUK DISKUSI
Pasal 12
Diskusi Kelompok
Suatu bentuk pertemuan dimana peserta diikat oleh beberapa ketentuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu, diikuti oleh para peserta dengan jumlah yang kecil yang memiliki minat yang sama, melakukan kegiatan untuk tukar – menukar informasi, pendapat gagasan dari peserta untuk mendalami suatu pokok persoalan tertentu dan ingin memperolah suatu pemahaman / pengertianbersama

Pasal 13
Forum
Suatu bentuk pertemuan dimana dihadiri oleh cukup banyak peserta, kehadiran peserta tidak diikat oleh ketentuan-ketentuan khusus, para peserta sebagian atau seluruhnya belum tentu pokok masalah yang dibahas, pertemuan tidak mengaharapkan hasil tertentu, dan lalulintas pendapat tidak diarahkan kepada satu buah pikiran bersama.


Pasal 14
Panel Diskusi
Suatu bentuk pertemuan dimana peserta diikat oleh ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan tujuannya untuk memperoleh pengetahuan yang lebih, dalam arti suatu pokok persoalan yang mendasar.

Pasal 15
Simposium
Untuk pertemuan yang khusus dihadiri oleh peserta ahli atau pakar yang menguasai suatu bidang tertentu untuk membahas suatu masalah tertentu juga


BAB VI
KOMPOSISI DISKUSI
Pasal 16
Diskusi kelompok terdiri dari :
  1. Pimpinan / Ketua diskusi, adalah orang yang ditunjuk oleh seluruh anggota kelompok diskusi untuk memilih jalannya diskusi.
  2. Sekretaris diskusi, adalah orang yang ditunjuk oleh peserta diskusi yang bertugas untuk mencatat dan menyimpulakan hasil diskusi, membantu ketua diskusi
  3. Anggota / peserta diskusi adalah mereka yang ikut diskusi
  4. Pengamat, adalah seseorang yang menilai apa yang terjadi dalam kelompok diskusi


BAB VII
FORUM DISKUSI
Pasal 17
Rapat pleno perwakilan kelas / MPK adalah rapat yang dihadiri seluruh anggota perwakilan kelas rapat ini diadakan untuk :
  1. Pemilihan pimpinan rapat perwakilan kelas yang terdiri dari seorang ketua, wakil ketua, sekretaris dan bendahara
  2. Pencalonan pengurus OSIS
  3. Memimpin pelaksanaan pemilihan pengurus OSIS
  4. Penilian laporan pertanggungjawaban pengurus OSIS pada akhir jabatannya


Pasal 18
Rapat pengurus
Rapat pleno pengurus adalah rapat yang dihadiri seluruh anggota pengurus OSIS, untuk membahas :
 Penyusunan program kerja tahunan OSIS
 Penilaian pelaksanaan program kerja pengurus OSIS dari setiap masa bhaktinya
 Membahas laporan pertanggungjawaban OSIS pada masa akhir jabatan


Pasal 19
Rapat pengurus 3 hari 1x kali adalah rapat pengurus yang dihadiri oleh ketua, wakil ketua, sekretaris, wakil-wakil sekretaris, bendahara, dan wakil bendahara membicarakan dan mengkoordinasikan pelaksanaan pekerjaan sehari-hari.


Pasal 20
Rapat koordinasi terdiri dari :
  1. Rapat yang dihadiri oleh wakil ketua I, sekretaris, wakil sekretaris I, bendahara, dan sekbid I sampai dengan sekbid IV.
  2. Rapat yang dihadiri oleh ketua I, sekretaris, wakil sekretaris II, wakil bendahara, dan sekbid V sampai dengan sekbid VIII.
  3. Rapat koordinasi 2 minggu sekali.


Pasal 21
  1. Rapat sekbid adalah rapat yang dipimpin oleh ketua sekbid.
  2. Rapat sekbid 2 minggu sekali


Pasal 22
Rapat luar biasa adalah rapat yang diadakan dalam keadaan yang mendesak atas usul pengurus OSIS dan MPK, setelah terlebih dahulu dikonsultasikan dan disetujui oleh Pembina OSIS


BAB VIII
PENUTUP
Anggaran rumah tangga diubah apabila disetujui oleh 2/3 anggota perangkat OSIS

Ditetapkan di : Margamulya
Pada Tanggal : November 2010
Ketua


Iim Imron Rosadi





No comments:

Post a Comment