Contoh Desain Backgroud Widget Blogger

0 comments
Desain Backgroud Widget Blogger

Desain Backgroud Widget Blogger

Suni

Contoh Piagam Penghargaan Pramuka

0 comments

Suni

Pengertian Kritik

0 comments

KRITIK
Kritik adalah kecaman atau tanggapan yang kadang-kadang disertai uraian dan pertimbangan baik buruk terhadap suatu hasil karya, pendapat dan sebagainya.
Suni

Ruang Lingkup Biologi

0 comments

Ruang Lingkup Biologi

A. Organisasi Kehidupan

Ruang LIngkup Biologi
  • Tingkat Molekul
  • Tingkat Sel
  • Tingkat Jaringan
  • Tingkat Organ
  • Tingkat Individu
  • Tingkat Populasi
  • Tingkat Komunitas
  • Tingkat Ekosistem
  • Tingkat Bioma

B. Perkembangan Biologi

  1. Cabang-cabang Biologi
  • Botani = Ilmu yang mempelajari semua segi kehidupan tumbuhan.
  • Zoologi =Ilmu yang mempelajari semua segi kehidupan hewan.
  • Mikrobiologi  = Ilmu yang empelajari tentang mikroorganisme.
  • Fisiologi = Ilmu yang mempelajari tentang faal/ fungsi tubuh organisme.
  • Anatomi = Ilmu yang mempelajari tentang bentuk dan susunan tubuh organisme.
  • Sitologi = Ilmu yang mempelajari tentang susunan dan fungsi sel.
  • Histologi = Ilmu yang mempelajari tentang jaringan.
  • Ekologi - Ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik mahluk hidup dengan lingkungannya.
  • Genetika = Ilmu yang mempelajari penurunan sifat pada mahluk hidup.
  • Taksonomi = Ilmu yang mempelajari tentang penggolongan mahluk hidup.
  • Patologi = Ilmu yang mempelajari tentang penyakit dan pengaruhnya terhadap mahluk hidup.
  • Embriologi = Ilmu yang mempelajari perkembangan embrio sampai lahir.
  • Teratologi = Ilmu yang mempelajari khusus tentang cacatb perkemnbangan embrio.
  • Parasitologi = Ilmu yang mempelajari tentang parasit (Oraganisme yang merugikan organisme lain).
  • Bakteriologi = Ilmu yang mempelajari tenatang bakteri.
  • Virologi = Ilmu yang mempelajari tentang virus.
  • Mikologi = Ilmu yang mempelajari tentang jamur.
  • Entomologi = Ilmu yang mempelajari tentang serangga.
  • Ornithologi = Ilmu yang mempelajari tentang burung.
  • Malakologi = Ilmu yang mempelajari tentang moluska.
  • Herpetologi = Ilmu yang mempelajari tentang amphibia dan reptilia.
  • Ichtiologi = Ilmu yang mempelajari tentang ikan.
  • Andriologi = Ilmu yang mempelajari tentang kesuburan pria.
  • Endrokrinologi = Ilmu yang mempelajari tentang hormon.
  • Paleontologi = Ilmu yang mempelajari kehidupan masa lampau seperti yang ditunjuk oleh fosil.
  • Higiene = Ilmu yang mempelajari tentang pemeliharaan kesehatan organisme.
  • Sanitasi = Ilmu yang mempelajari tentang pengolaan kesehatan melalui keberhasilan lingkungan.

C.  Manfaat Biologi bagi Kehidupan

  1. Bidang Pertanian, contoh: ditemukannya bibit unggul yang mampu menambah panen.
  2. Bidang Makanan, contoh : pembuatan makanan seperti nata de coco, keju, roti, dan tempe yang membutuhkan bantuan dari mikroorganisme.
  3. Bidang Kedokteran, contoh:ditemukannya obat-obatan dan lain-lain
Suni

Jamur

0 comments

Kita telah mengenal jamur dalam kehidupan sehari-hari meskipun tidak sebaik tumbuhan lainnya. Hal itu disebabkan karena jamur hanya tumbuh pada waktu tertentu, pada kondisi tertentu yang mendukung, dan lama hidupnya terbatas. Sebagai contoh, jamur banyak muncul pada musim hujan di kayu-kayu lapuk, serasah, maupun tumpukan jerami. namun, jamur ini segera mati setelah musim kemarau tiba. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, manusia telah mampu membudidayakan jamur dalam medium buatan, misalnya jamur merang, jamur tiram, dan jamur kuping.

CIRI-CIRI UMUM JAMUR
Jamur merupakan kelompok organisme eukariotik yang membentuk dunia jamur atau regnum fungi. Jamur pada umumnya multiseluler (bersel banyak). Ciri-ciri jamur berbeda dengan organisme lainnya dalam hal cara makan, struktur tubuh, pertumbuhan, dan reproduksinya.
1. Struktur Tubuh
Struktur tubuh jamur tergantung pada jenisnya. Ada jamur yang satu sel, misalnyo khamir, ada pula jamur yang multiseluler membentuk tubuh buah besar yang ukurannya mencapai satu meter, contohnyojamur kayu. Tubuh jamur tersusun dari komponen dasar yang disebut hifa. Hifa membentuk jaringan yang disebut miselium. Miselium menyusun jalinan-jalinan semu menjadi tubuh buah.
Hifa adalah struktur menyerupai benang yang tersusun dari dinding berbentuk pipa. Dinding ini menyelubungi membran plasma dan sitoplasma hifa. Sitoplasmanya mengandung organel eukariotik.
Kebanyakan hifa dibatasi oleh dinding melintang atau septa. Septa mempunyai pori besar yang cukup untuk dilewati ribosom, mitokondria, dan kadangkala inti sel yang mengalir dari sel ke sel. Akan tetapi, adapula hifa yang tidak bersepta atau hifa senositik.
Struktur hifa senositik dihasilkan oleh pembelahan inti sel berkali-kali yang tidak diikuti dengan pembelahan sitoplasma.
Hifa pada jamur yang bersifat parasit biasanya mengalami modifikasi menjadi haustoria yang merupakan organ penyerap makanan dari substrat; haustoria dapat menembus jaringan substrat.

2. Cara Makan dan Habitat Jamur
Semua jenis jamur bersifat heterotrof. Namun, berbeda dengan organisme lainnya, jamur tidak memangsa dan mencernakan makanan. Clntuk memperoleh makanan, jamur menyerap zat organik dari lingkungan melalui hifa dan miseliumnya, kemudian menyimpannya dalam bentuk glikogen. Oleh karena jamur merupakan konsumen maka jamur bergantung pada substrat yang menyediakan karbohidrat, protein, vitamin, dan senyawa kimia lainnya. Semua zat itu diperoleh dari lingkungannya. Sebagai makhluk heterotrof, jamur dapat bersifat parasit obligat, parasit fakultatif, atau saprofit. Lihat Gambar 5.3.
a.    Parasit obligat
merupakan sifat jamur yang hanya dapat hidup pada inangnya,
sedangkan di luar inangnya tidak dapat hidup. Misalnya, Pneumonia
carinii (khamir yang menginfeksi paru-paru penderita AIDS).

b.    Parasit fakultatif
adalah jamur yang bersifat parasit jika mendapatkan inang yang
sesuai, tetapi bersifat saprofit jika tidak mendapatkan inang yang
cocok.


c.    Saprofit
merupakan jamur pelapuk dan pengubah susunan zat organik yang
mati. Jamur saprofit menyerap makanannya dari organisme yang telah
mati seperti kayu tumbang dan buah jatuh. Sebagian besar jamur
saprofit mengeluar-kan enzim hidrolase pada substrat makanan untuk
mendekomposisi molekul kompleks menjadi molekul sederhana sehingga
mudah diserap oleh hifa. Selain itu, hifa dapat juga langsung
menyerap bahanbahan organik dalam bentuk sederhana yang
dikeluarkan oleh inangnya.

Cara hidup jamur lainnya adalah melakukan simbiosis mutualisme. Jamur yang hidup bersimbiosis, selain menyerap makanan dari organisme lain juga menghasilkan zat tertentu yang bermanfaat bagi simbionnya. Simbiosis mutualisme jamur dengan tanaman dapat dilihat pada mikoriza, yaitu jamur yang hidup di akar tanaman kacang-kacangan atau pada liken.
Jamur berhabitat pada bermacammacam lingkungan dan berasosiasi dengan banyak organisme. Meskipun kebanyakan hidup di darat, beberapa jamur ada yang hidup di air dan berasosiasi dengan organisme air. Jamur yang hidup di air biasanya bersifat parasit atau saprofit, dan kebanyakan dari kelas Oomycetes.

3. Pertumbuhan dan Reproduksi
Reproduksi jamur dapat secara seksual (generatif) dan aseksual (vegetatif). Secara aseksual, jamur menghasilkan spora. Spora jamur berbeda-beda bentuk dan ukurannya dan biasanya uniseluler, tetapi adapula yang multiseluler. Apabila kondisi habitat sesuai, jamur memperbanyak diri dengan memproduksi sejumlah besar spora aseksual. Spora aseksual dapat terbawa air atau angin. Bila mendapatkan tempat yang cocok, maka spora akan berkecambah dan tumbuh menjadi jamur dewasa.
Reproduksi secara seksual pada jamur melalui kontak gametangium dan konjugasi. Kontak gametangium mengakibatkan terjadinya singami, yaitu persatuan sel dari dua individu. Singami terjadi dalam dua tahap, tahap pertama adalah plasmogami (peleburan sitoplasma) dan tahap kedua adalah kariogami (peleburan inti). Setelah plasmogami terjadi, inti sel dari masing-masing induk bersatu tetapi tidak melebur dan membentuk dikarion. Pasangan inti dalam sel dikarion atau miselium akan membelah dalam waktu beberapa bulan hingga beberapa tahun. Akhimya inti sel melebur membentuk sel diploid yang segera melakukan pembelahan meiosis.

4. Peranan Jamur

Peranan jamur dalam kehidupan manusia sangat banyak, baik peran yang merugikan maupun yang menguntungkan. Jamur yang menguntungkan meliputi berbagai jenis antara lain sebagai berikut.
a. Volvariella volvacea (jamur merang) berguna sebagai bahan pangan
berprotein tinggi.
b. Rhizopus dan Mucor berguna dalam industri bahan makanan, yaitu
dalam pembuatan tempe dan oncom.
c. Khamir Saccharomyces berguna sebagai fermentor dalam industri
keju, roti, dan bir.

d. Penicillium notatum berguna sebagai penghasil antibiotik.
e. Higroporus dan Lycoperdon perlatum berguna sebagai dekomposer.

Di samping peranan yang menguntungkan, beberapa jamur juga mempunyai peranan yang merugikan, antara lain sebagai berikut.
a. Phytium sebagai hama bibit tanaman yang menyebabkan penyakit
rebah semai.

b. Phythophthora inf'estan menyebabkan penyakit pada daun tanaman
kentang.
c. Saprolegnia sebagai parasit pada tubuh organisme air.
d. Albugo merupakan parasit pada tanaman pertanian.
e. Pneumonia carinii menyebabkan penyakit pneumonia pada paru-paru
manusia.
f. Candida sp. penyebab keputihan dan
sariawan pada manusia.

Suni

Jamur

0 comments

Kita telah mengenal jamur dalam kehidupan sehari-hari meskipun tidak sebaik tumbuhan lainnya. Hal itu disebabkan karena jamur hanya tumbuh pada waktu tertentu, pada kondisi tertentu yang mendukung, dan lama hidupnya terbatas. Sebagai contoh, jamur banyak muncul pada musim hujan di kayu-kayu lapuk, serasah, maupun tumpukan jerami. namun, jamur ini segera mati setelah musim kemarau tiba. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, manusia telah mampu membudidayakan jamur dalam medium buatan, misalnya jamur merang, jamur tiram, dan jamur kuping.

CIRI-CIRI UMUM JAMUR

Jamur merupakan kelompok organisme eukariotik yang membentuk dunia jamur atau regnum fungi. Jamur pada umumnya multiseluler (bersel banyak). Ciri-ciri jamur berbeda dengan organisme lainnya dalam hal cara makan, struktur tubuh, pertumbuhan, dan reproduksinya.

1. Struktur Tubuh

Struktur tubuh jamur tergantung pada jenisnya. Ada jamur yang satu sel, misalnyo khamir, ada pula jamur yang multiseluler membentuk tubuh buah besar yang ukurannya mencapai satu meter, contohnya jamur kayu. Tubuh jamur tersusun dari komponen dasar yang disebut hifa. Hifa membentuk jaringan yang disebut miselium. Miselium menyusun jalinan-jalinan semu menjadi tubuh buah.
Hifa adalah struktur menyerupai benang yang tersusun dari dinding berbentuk pipa. Dinding ini menyelubungi membran plasma dan sitoplasma hifa. Sitoplasmanya mengandung organel eukariotik.
Kebanyakan hifa dibatasi oleh dinding melintang atau septa. Septa mempunyai pori besar yang cukup untuk dilewati ribosom, mitokondria, dan kadangkala inti sel yang mengalir dari sel ke sel. Akan tetapi, adapula hifa yang tidak bersepta atau hifa senositik.
Struktur hifa senositik dihasilkan oleh pembelahan inti sel berkali-kali yang tidak diikuti dengan pembelahan sitoplasma.
Hifa pada jamur yang bersifat parasit biasanya mengalami modifikasi menjadi haustoria yang merupakan organ penyerap makanan dari substrat; haustoria dapat menembus jaringan substrat.

2. Cara Makan dan Habitat Jamur

Semua jenis jamur bersifat heterotrof. Namun, berbeda dengan organisme lainnya, jamur tidak memangsa dan mencernakan makanan. Clntuk memperoleh makanan, jamur menyerap zat organik dari lingkungan melalui hifa dan miseliumnya, kemudian menyimpannya dalam bentuk glikogen. Oleh karena jamur merupakan konsumen maka jamur bergantung pada substrat yang menyediakan karbohidrat, protein, vitamin, dan senyawa kimia lainnya. Semua zat itu diperoleh dari lingkungannya. Sebagai makhluk heterotrof, jamur dapat bersifat parasit obligat, parasit fakultatif, atau saprofit. Lihat Gambar 5.3.
a.    Parasit obligat
merupakan sifat jamur yang hanya dapat hidup pada inangnya,
sedangkan di luar inangnya tidak dapat hidup. Misalnya, Pneumonia
carinii (khamir yang menginfeksi paru-paru penderita AIDS).

b.    Parasit fakultatif
adalah jamur yang bersifat parasit jika mendapatkan inang yang
sesuai, tetapi bersifat saprofit jika tidak mendapatkan inang yang
cocok.


c.    Saprofit
merupakan jamur pelapuk dan pengubah susunan zat organik yang
mati. Jamur saprofit menyerap makanannya dari organisme yang telah
mati seperti kayu tumbang dan buah jatuh. Sebagian besar jamur
saprofit mengeluar-kan enzim hidrolase pada substrat makanan untuk
mendekomposisi molekul kompleks menjadi molekul sederhana sehingga
mudah diserap oleh hifa. Selain itu, hifa dapat juga langsung
menyerap bahanbahan organik dalam bentuk sederhana yang
dikeluarkan oleh inangnya.

Cara hidup jamur lainnya adalah melakukan simbiosis mutualisme. Jamur yang hidup bersimbiosis, selain menyerap makanan dari organisme lain juga menghasilkan zat tertentu yang bermanfaat bagi simbionnya. Simbiosis mutualisme jamur dengan tanaman dapat dilihat pada mikoriza, yaitu jamur yang hidup di akar tanaman kacang-kacangan atau pada liken.
Jamur berhabitat pada bermacammacam lingkungan dan berasosiasi dengan banyak organisme. Meskipun kebanyakan hidup di darat, beberapa jamur ada yang hidup di air dan berasosiasi dengan organisme air. Jamur yang hidup di air biasanya bersifat parasit atau saprofit, dan kebanyakan dari kelas Oomycetes.

3. Pertumbuhan dan Reproduksi
Reproduksi jamur dapat secara seksual (generatif) dan aseksual (vegetatif). Secara aseksual, jamur menghasilkan spora. Spora jamur berbeda-beda bentuk dan ukurannya dan biasanya uniseluler, tetapi adapula yang multiseluler. Apabila kondisi habitat sesuai, jamur memperbanyak diri dengan memproduksi sejumlah besar spora aseksual. Spora aseksual dapat terbawa air atau angin. Bila mendapatkan tempat yang cocok, maka spora akan berkecambah dan tumbuh menjadi jamur dewasa.
Reproduksi secara seksual pada jamur melalui kontak gametangium dan konjugasi. Kontak gametangium mengakibatkan terjadinya singami, yaitu persatuan sel dari dua individu. Singami terjadi dalam dua tahap, tahap pertama adalah plasmogami (peleburan sitoplasma) dan tahap kedua adalah kariogami (peleburan inti). Setelah plasmogami terjadi, inti sel dari masing-masing induk bersatu tetapi tidak melebur dan membentuk dikarion. Pasangan inti dalam sel dikarion atau miselium akan membelah dalam waktu beberapa bulan hingga beberapa tahun. Akhimya inti sel melebur membentuk sel diploid yang segera melakukan pembelahan meiosis.

4. Peranan Jamur

Peranan jamur dalam kehidupan manusia sangat banyak, baik peran yang merugikan maupun yang menguntungkan. Jamur yang menguntungkan meliputi berbagai jenis antara lain sebagai berikut.
a. Volvariella volvacea (jamur merang) berguna sebagai bahan pangan
berprotein tinggi.
b. Rhizopus dan Mucor berguna dalam industri bahan makanan, yaitu
dalam pembuatan tempe dan oncom.
c. Khamir Saccharomyces berguna sebagai fermentor dalam industri
keju, roti, dan bir.

d. Penicillium notatum berguna sebagai penghasil antibiotik.
e. Higroporus dan Lycoperdon perlatum berguna sebagai dekomposer.

Di samping peranan yang menguntungkan, beberapa jamur juga mempunyai peranan yang merugikan, antara lain sebagai berikut.
a. Phytium sebagai hama bibit tanaman yang menyebabkan penyakit
rebah semai.

b. Phythophthora inf'estan menyebabkan penyakit pada daun tanaman
kentang.
c. Saprolegnia sebagai parasit pada tubuh organisme air.
d. Albugo merupakan parasit pada tanaman pertanian.
e. Pneumonia carinii menyebabkan penyakit pneumonia pada paru-paru
manusia.
f. Candida sp. penyebab keputihan dan
sariawan pada manusia.

Semoga Artikel tentang "Jamur" ini bisa menambah wawasan teman-teman semuanya, apabila teman-teman merasa bahwa artikel ini sangat bermanfaat alangkah bijaknya apabila kalian shared artikel ini kepada teman-teman kalian lainnya. terima kasih
Suni

Contoh Teks Naratif

0 comments

Pengertian Teks Narativ

Teks Naratif adalah

Contoh Teks Narativ

Download Contoh Teks Naratif tentang Danau Toba Disini
Suni

Cara Mudah Modifikasi Label Blogspot Dengan Gambar

0 comments
cara modifikasi background label blogspot
Label Blogspot
Bismillah... tutorial blog pada kesempatan ini saya akan membahas sedikit cara merubah tampilan label pada blogspot. setelah kemarin saya posting tetang cara merubah kolom label menjadi 2, sekarang saya akan share cara menyispkan gambar pada label.


Secara Default label pada blogspot tidak memakai awalan gambar/background terus bagaimana caranya? caraa merubahnya gampang, sobat tinggal menyisipkan sedikit secript CSS pada blogspot.
  • Langkah pertama Login ke Blogger
  • Next Step masuk ke area Edit HTML yang berada di tab Design Blog
  • Centang Expands Widgets
  • Terus Sobat cari Tag ]]></b:skin>
  • Setelah Ketemu sobat sisipkan kode CSS di bawah ini tepat di atas tag ]]></b:skin>

Kode CSS Tag Label
.Label .widget-content ul li { background: url('http://2.bp.blogspot.com/-L4r8UIp9Qq4/ToGUIWCFoYI/AAAAAAAAASY/D8XnGJGdW1U/s368/tag.gif') no-repeat 0 2px; padding: 0 0 3px 20px; }   
Setelah selesai save dan lihat hasilnya. dan jangan lupa tampilan label blog sobat memakai Display List jangan memakau Display Cloud

CSS Label Blogspot
  • .Label : adalah tag label yang akan di modifikasi
  • .widget-content : adalah conten yang terdapat pada widget blog
  • background: url('http://2.bp.blogspot.com/-L4r8UIp9Qq4/ToGUIWCFoYI/AAAAAAAAASY/D8XnGJGdW1U/s368/tag.gif : adalah alamat/URL gambar yang menjadi bakcgroun label.
  • no-repeat 0 2px : background tidak di ulang ulang dan berada pada psosis 2 px dari sebelah kiri.
  • padding: 0 0 3px 20px; : adalah jarak sepasi dari konten label

Suni
  • MBT Icons and buttons

    How to make a blog/wesbite

    Learn about how make a website the best SEO Friendly and have more visitor

  • choosing webhost for a blog

    Design

    Learn about how to make a design in the computer

  • SEO Settings for blogger

    SEO new 2014

    Learn every single SEO tip that will boost your blog's ranking and organic traffic. We got them all!

  • Blogger widgets and plugins

    Computer

    Learn about how to use the Computer and Use the aplication which be in our Computer

  • become a six figure blogger!

    The Best Islamic

    Learn what it takes to become a good in the islamic